Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

210. Pius II (1458-1464)

Pius lahir di Corsignano, Tuscan dengan nama kecilnya Enea Silvio Piccolomini pada 18 Oktober 1405. Sebelum menjadi anggota gereja, dia punya banyak pengalaman, beberapa diantaranya meragukan dan tidak membawa kebaikan. Dia seorang humanis yang meyakinkan dan hebat yang menghadiri Konsili Basle dan memihak skisma. Paus tandingan, Feliks V (Amadeus VIII dari Savoy) mengangkat dia sebagai anggota dewan dan menjadi pelayan Frederikus III dari Jerman. Frederikus kemudian hari mengutus Pius sebagai duta besar untuk Roma. Di sana, dengan naluri yang tepat dan pada kesempatan yang sungguh baik, ia mengakui segala kesalahannya di depan umum dan ia beralih pada tugas gerejawi. Kemajuannya sangat pesat dan pada usia 53 tahun ia sudah menjadi paus yaitu pada 3 September 1458.

Pemilihannya disambut dengan antusias oleh semua humanis yang menlihat dalam dirinya penegasan aka semua cita-cita yang indah dan berbudaya dari pergerakan mereka. Tapi dia mengecewakan harapan mereka semua. Perhatiannya hanya untuk meninggalkan kenangan abadi dalam sejarah, bukan melalui pekerjaan ataupun perbuatan yang mengesankan, tapi sungguh lewat kepribadiannya.

Meskipun demikian, bukan berarti tidak ada jasanya: ia mengkanonisasi St. Katarina dari Siena, mendirikan dewan peringkas yang tugasnya adalah mengedit, mengumpulkan dan memeriksa surat-surat permohonan umat kepada paus dan semua dokumen gereja; dengan serius merencanakan reformasi gereja namun berhadapan dengan cardinal-kardinal yang keras kepala menentangnya. Mengikuti ide Renaisans yang tipikal – konstruksi kota yang sempurna menurut aturan klasik dari Vitruvius – dia mengubah tempat kelahirannya menjadi kota kecil yang pada saat ini dikenal dengan nama Pienza sesudah nama kepausannya.

Dia tetaplah seorang penulis yang baik dan telah menulis beberapa karya historis. Tapi usahanya yang terbesar adalah mengorganisir Perang Suci melawn oran-orang Turki. Untuk tujuan ini, dia mencoba membuat persekutuan dengan Louis XI dari Perancis, Philipus dari Burgundi, Raja Hongaria dan Venesia. Hal ini berlarut-larut tanpa sambutan, sehingga sesudah lima tahun dia memutuskan memimpin sendiri bala tentara yang telah siap untuk berangkat. Namun kematian menjemputnya pada 15 Agustus 1464 di Ancona saat dia telah siap untuk berlayar ke Tanah Suci.